Terlalu Banyak Konsumsi Tahu dan Kedelai? Ini Akibatnya

Tahu adalah salah 1 pangan yang terkenal di tengah rakyat, khususnya untuk para vegan serta vegetarian. Product yang bebas bahan hewani ini, adalah opsi yang terkenal menjadi alternatif daging.

Ditambah lagi dengan rasa yang lezat, sebagian vegan serta vegetarian mungkin mengkonsumsi tahu dalam jumlah yang sangat banyak. Akan namun, terlalu banyak konsumsi tahu faktanya di ketahui bisa memberi akibat tak baik untuk kesehatan sperma.

Hal ini di ungkapkan oleh tim peneliti berasal dari Spanyol. Tim peneliti ini berhasil juga menemukan bukti bahwa dari zat kimia alami yang ada pada kedelai, bahan dasar tahu, bisa merusak sperma. Tim peneliti yang meyakini dalang dibalik hal itu ialah zat kimia bernama phytoestrogens.

Phytoestrogens adalah zat kimia yang bisa meniru hormon-hormon perempuan. Phytoestrogens bisa memperlambat sel sperma sekaligus juga meningkatkan jumlah sel yang mempunyai jumlah kromosom yang tak memadai. Kedua faktor ini bisa membuat laki-laki pelik untuk membuahi.